JODOH

jodoh-love
Sumber: dakwatuna.com

Selamat malam minggu gaess…

Gimana malem minggu kalian malem ini? Menyenangkan kan? Atau malah menggalaukan πŸ˜€

Kalo aku sih malem ini bahagia bahagia banget. Soalnya suda ada kamu lagu lagu yang selalu menemani malam malamku agar menjadi malam yang selalu indah dan menyenangkan.

Mungkin malam ini aku akan sedikit bercerita tentang jodoh.

Sejujurnya aku sudah bosen denger kata yang satu ini. Tapi gimana ya…

Mmm…mmm…

Mungkin sebelumnya tema ini uda pernah di bahas di grub obrolin. Tapi ga tau kenapa aku pengen bahas lagi tentang ini. Mungkin efek malem minggu kali ya..

Mungkin kalo bahas jodoh mungkin ga ada selesai selesainya kali ya. Iyaa… Seperti rasa cintaku kekamu yang ga pernah mungkin ada ujungnya #eaaa πŸ˜€ [ngomong sama hape]

Kembali ke jodoh…

Apasih jodoh itu???

Aku sebenernya bingung mau mendefinisikan jodoh itu seperti apa. Soalnya aku sendiri aja belum pernah ketemu sama jodohku, bagaimana mungkin aku bisa mendefinisikan jodoh itu seperti apa kalo aku saja belum pernah dipertemukannya. Yukk ketemuan duluu… πŸ˜€

Ada yang bilang kalo jodoh itu ga kemana.

Tapi kalo dipikir pikir gimana mau dapet jodoh ya kalo kitanya diam aja gak kemana mana. Gak usaha pengen jodoh seperti apa. Pasti ya ga akan pernah dateng tuh si jodoh.

Jadi kita harus usaha dulu awalnya agar kita pada ahirnya dipertemukan dengan si jodohπŸ˜€

Ada yang bilang kalo jodoh itu harus saling melengkapi.

Mungkin bener juga ya pernyataan di atas kalo jodoh ya harus bisa saling melengkapi. Melengkapi setiap kekurangan yang ada dalam diri pasangan kita. Ibuku juga pernah bilang kalo kita itu harus mencintai kekurangan pasangan kita dulu daripada kelebihannya. Soalnya kalo kita lebih cinta sama kelebihannya,mungkin suatu saat nanti kita bisa meninggalkannya setelah mengetahui kekurangannya. Bener ga sih πŸ˜€

Ada juga yang bilang kalo jodoh itu adalah cerminan diri.

Bener juga sih. Kan allah sudah bilang ya kalo:

“Laki laki baik baik untuk perempuan baik baik, dan sebaliknya laki laki buruk untuk perempuan yang buruk juga pastinya”.

Bagaimana mungkin dia pengen dapet jodoh yang baik, kalo dia tidak berusaha dulu untuk memantaskan diri menjadi orang yang lebih baik.

Intinya sih berusaha memantaskan diri dulu menjadi lebih baik lagi karena jodoh adalah cerminan diri πŸ˜€

Setiap manusia memiliki cara berbeda untuk dipertemukan oleh jodohnya.Β 

Ada yang dulunya emang kenal ato berteman akrab tapi setelah itu mereka dipisahkan bertahun tahun. Berpisah dengan kesibukannya masing masing. Setelah berpisah bertahun tahun mereka akhirnya dipertemukan kembali disuatu tempat yaitu dipelaminan.

Ada juga yang awalnya emang tidak saling kenal. Tiba tiba mereka dipertemukan disuatu tempat. Dan sampai akhirnya dari awal pertemuannya itu berujung ke pelaminan.

Ada juga yang jodohnya itu adalah masa lalunya. Sebut saja mantan. Dan mereka juga tidak pernah mengira kalo jodohnya itu ya emang mantannya dulu yang pernah dipacarinya itu.

Entahlah…

Semua orang memiliki takdir dan nasib yang berbeda beda. Tergantung kitanya aja memilih dari jalan baik ato tidak.

Jodoh itu seperti kita yang sedang ingin pulang ke rumah. Banyak sekali jalan pintasnya. Tinggal kita saja yang harus pintar pintar memilih. Jalan mana yang paling baik dan yang paling bagus untuk dilewati agar kita cepat sampai ke rumah kita.

Begitu pula jodoh. Mau di ambil dari jalan yang baik atau yang buruk ya sama aja dapetnya yang itu itu aja. Yang beda itu adalah keberkahannya.

Semoga kita semua (yang jomblo) dipertemukan dengan jodoh kita masing masing di jalan yang baik yaa. Agar kita semua mendapatkan keberkahannya πŸ˜ƒ. Aminnn..

Selamat malam πŸ™‚

 

 

26 tanggapan untuk “JODOH

  1. Entah kenapa, selalu saja ada yang mengganjal setiap dengar poin, β€˜Laki-laki baik akan bertemu dengan perempuan baik’ (atau sebaliknya). Lantas klo yang belum bertemu jodoh itu perempuan atau laki-laki tidak baik / buruk gitu? Lalu jika yang sudah bertemu jodoh, dan tidak berakhir baik, lantas berhak dibilang sudah menjadi perempuan atau laki-laki buruk juga? Dan banyak sekali rentetan pertanyaan serupa yang dibolak-balik. Padahal kita tau baik atau buruk, (manusiawi) bersifat relatif. Hhmm.. sepertinya Allah terlalu β€˜jahat’ jika terhadap ciptaan-Nya sendiri, β€˜menghakimi’ hanya sebatas sesuatu yang DIA sudah tau pasti relativitasnya. Itu sebabnya juga, gue tidak β€˜mengambil’ bulat-bulat hanya terbatas pada terjemahan atau tekstual mengenai ayat tersebut. Ah, gue sok diskusi berat, atau tema ini yang terlalu menyinggung perasaan gue? Hahahaha.. maafkeun ya Mbak. Nice post! πŸ™‚

    Disukai oleh 1 orang

    1. Mungkin ibaratnya seperti ini mbak. Orang yang yang hobi ibadah sering ke mesjid pasti jodohnya tidak akan jauh jauh dr situ juga mbak. Begitu pula orang yang suka clubing,hobi ke diskotik,pasti jodohnya jga tidak jauh jauh dr situ mbak. Mungkin dengan hobi atau kebiasaan seperti itu mereka dipertemukan dengan pasangannya masing masing yang tidak jauh berbeda dengan kebiasaan kebiasaan mereka setiap harinyaπŸ˜ƒ. Mungkin begitu mbak. Ku ga tau juga sih. Wallahuallam πŸ˜ƒ

      Suka

      1. Even tidak dinyatakan secara ‘vulgar’, tapi sepertinya sudah terlanjur ada ‘judgement’ yang disematkan pada pemilihan ‘masjid’ dan ‘diskotik’. Correct me if i’m wrong, dan tanpa mengurangi rasa husnudzon kepada dirimu. Padahal kedua tempat itu, tidak selalu mencerminkan individu-nya.
        Tapi, gue paham kok maksud mu πŸ™‚
        Salam kenal!

        Disukai oleh 1 orang

      2. Entahlah. Tapi gue rasa, justru kamu sendiri kok yang lebih tau jawaban sesungguhnya. Lantas, pertanyaannya, ‘Kenapa dari awal kamu memilih kata ‘diskotik’ bersanding dengan ‘masjid’.
        Dan, bagaimana klo Allah ternyata men’jodoh’kan, satu orang yang sering beribadah ke masjid dengan satu orang yang bekerja di diskotik.
        Semoga kita termasuk orang yang ‘adil’ sejak dalam pemikiran ya πŸ™‚

        Disukai oleh 1 orang

      3. Aku juga gatau kenapa ya ngasi contoh begitu πŸ˜€

        Tp sebenernya aku ngasi contoh kayak gitu cuma mengibaratkan saja mbak kalo dr segi agamanya kayak gitu.

        Dilain sisi, semua tergantung sama orangnya mbak. Mau milih jemput jodohnya itu dr jalan yg mana. Terserah mereka mau milih jalan yg seperti apa.

        Karena tuhan maha membolak balikkan hati manusia, kalo ngomong masalah jodoh, itu hanya tuhan yang tahu mbak πŸ˜€. Cmiiw

        Suka

      4. Izin menanggapi yaa..
        Maksud kandungan ayat tersebut memang sering digaungkan. Bahwa laki” baik akan mendapat perempuan yg baik begitu sebaliknya. Sebab, jodoh adalah cerminan diri kita.
        Di sebuah ayat lain Allah menjelaskan bahwa laki”/perempuan penzina akan menikah dengan perempuan/laki” penzina juga. Itu hanya sebagai hukuman bagi mereka para penzina dan berlaku buruk. KECUALI bila dia bertaubat. Allah masih memberi kesempatan pada mereka. Dan sebab ayat tersebut, ayat tentang jodoh itu dipertegas.
        Semoga menjawab…

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s